Perbedaan Antara Replikasi & Duplikasi Otomotif, Apakah Di Perbolehkan? Berikut Syarat Modifikasi Di Indonesia

0
119
Contoh Replikasi Lamborghini Aventador Sv Bengkel Suka Iseng Repli Car

Jakarta, bibirnet.com Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Replikasi adalah “sebuah salinan yang sama persis dengan bentuk dan fungsi dari alat, barang atau lainnya. Replika biasanya digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dalam bidang sejarah, dan biasanya disimpan di dalam museum, kadang kala alat atau benda aslinya tidak pernah dibuat. Replika juga dibuat untuk berbagai macam tujuan misalnya, untuk suvenir atau barang dagangan (merchandise)”.

Sedangkan Duplikasi memiliki arti “suatu proses / metode untuk menciptakan duplikat. Duplikasi artinya menciptakan suatu tiruan / cetakan dari aslinya. Tiruan dari duplikat tersebut harus cukup bagus untuk digunakan dalam menciptakan tiruan-tiruan selanjutnya”.

Apakah Replikasi Dan Duplikasi di perbolehkan?

Sebenarnya sah saja apabila suatu produk diproduksi kembali, karena untuk replikasi tidak menggunakan cetakan asli, yaitu menggunakan blue print atau lebih ke feeling, dan bahan yang di gunakan juga seadanya. tetapi harus memperhatikan juga persyaratan apa saja yang tidak boleh di langgar, karena bisa – bisa produk tersebut memiliki hak paten dan legal, kecuali kita memiliki lisensi atau izin reproduksi. Contoh Replikasi atau duplikasi kendaraan bisa di lakukan, apabila kendaraan tersebut sudah masuk masa produksi kurang lebih 25 tahun kebelakang. atau bisa di bilang restorasi, seperti mobil klasik atau yang sudah tidak di produksi lagi. masalah replikasi bisa kita lihat juga antara brand A & B, kadang produksi mereka memiliki kesamaan baik itu interior maupun exterior. karena mereka juga saling comot desagin antara perusahaan brand itu sendiri.

Dan untuk hasilnya pun pasti berbeda jauh dengan produksi pertama yang di buat, walaupun ada beberapa kasus yang replikasi lebih unggul, karena adanya beberapa pengembangan. seperti contoh sejarah Lamborghini, Fabriccio Lamborghini walaupun berawal dari menyilangkan beberapa mobil bekas perang, sampai menjadi traktor karena ingin membantu pekerjaan ayahnya bertani. akhirnya ide menggabungkan beberapa mobil bekas tersebut membuatnya bisa memproduksi dan menjadi terobosan untuk di bidang pertanian.

kembali lagi ke pembahasan Duplikasi, Duplikasi berarti menggandakan biasanya kita sering melihat juga di jalan, semisal Duplikat Kunci dll. sama halnya dengan replikasi, duplikasi memiliki perbedaan di proses produksi menggunakan cetakan yang aslinya. biasanya duplikasi ini sering di gunakan untuk membuat tiruan yang sama percis tetapi dengan biyaya produksi yang minim. dan untuk di bidang otomotif sendiri duplikasi di batasi, dan di larang untuk produkasi masal, kecuali untuk kebutuhan pribadi tidak untuk di perjual belikan untuk umum.

Apa saja syarat untuk memodifikasi kendaraan pribadi, bagaimana agar sesuai dengan prosedur yang berlaku terutama di indonesia

Sebenarnya, memodifikasi mobil pribadi adalah hak mutlak pemilik mobil. Namun, ada bebrapa aturan yang menjadi penghalang. Perhatikan aturan yang berlaku kalau mau modifikasi mobil Anda.

Modifikasi adalah perubahan tipe berupa dimensi, mesin, dan kemampuan daya angkut sebagaimana tercantum dalam Pasal 52 ayat (1) UU No. 22 Tahun 2009 juncto Pasal 123 ayat (1) huruf b juncto Pasal 131 huruf (e) PP No 55/2012.

Jika terkait dengan modifikasi yang dilakukan di atas, hal ini tentu sangat bertentangan. Artinya, setiap pelanggaran modifikasi yang mengubah dimensi, mesin, dan kemampuan daya mobil, maka Sanksi bagi pelanggar sudah disiapkan.

Jika mobil pribadi dimodifikasi secara keseluruhan dan ingin tetap aman dalam berlalu lintas di jalan raya, sebaiknya Anda juga mengurus surat-surat kendaraan untuk merubahnya seperti kondisi sekarang pada mobil.

Untuk mengurus surat-suratnya, bisa datang langsung ke kantor SAMSAT dan mengikuti syarat-syaratnya. Persyaratannya mengisi formulir SPPKB. Untuk perorangan sertakan FC identitas yang sah 1 lembar. Sementara untuk yang berbadan hukum, salinan akte pendirian 1 lembar, keterangan domisili, surat kuasa bermaterai dan ditandatangani oleh pimpinan serta dibubuhi cap badan hukum yang bersangkutan. Selanjutnya, sertakan:

  •       STNK Asli
  •       BPKB Asli
  •       Surat keterangan ubah bentuk dari perusahaan karoseri/bengkel yang telah mendapatkan izin yang sah
  •       Surat keterangan uji mutu dari LLAJ
  •       Bukti pelunasan PKB/BBN-KB dan SWDKLLJ (SKPD yang telah divalidasi) tahun terakhir
  •       Bukti hasil fisik kendaraan bermotor.

Terima kasih sudah berkunjung, yang pasti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here