Kenali Daging Sapi Berkualitas dan Cara Menyimpannya yang Benar

0
68
Foto:Istimewa

JAKARTA-Daging sapi adalah salah satu sumber makanan bergizi tinggi dan bakal jadi penganan favorit menyambut Lebaran Idhul Fitri. Biasanya sesuai tradisi, daging sapi disaat lebaran dijadikan rendang nikmat.

Kandungan protein dalam daging sapi bahkan termasuk yang paling tinggi dibanding daging hewan ternak lainnya.

Melansir Buku Aneka Olahan Daging Sapi: Sehat, Bergizi, dan Lezat (2005) oleh Ir. Hj. Komariah, MSi dkk, kandungan protein dalam 100 gram daging sapi mencapai 18,8 gram.

Jumlah tersebut lebih tinggi daripada kandungan protein pada daging kerbau yang mencapai 18,7 gram per 100 gram poduk maupun daging ayam yang mencapai 18,2 gram per 100 gram produk dan daging kambing yang mencapai 16,6 gram per 100 gram produk.

Adapun fungsi protein bagi tubuh manusia, di antaranya yakni: Menunjang proses pertumbuhan Memperbaiki sel-sel yang rusak Sebagai bahan pembentuk plasma kelenjar, hormon, dan enzim

Sebagai cadangan energi jika karbohidrat sebagai sumber energi utama tidak mencukupi Protein hewani juga berfungsi menjaga keseimbangan asam bsa darah Tak hanya mengandung protein, daging sapi juga mengandung lemak yang bermanfaat juga sebagai simpanan energi.

Namun demikian, daging sapi termasuk daging yang mudah ditumbuhi bakteri atau jamur seingga mudah busuk.

Apabila daging busuk ini dimakan, sangat mungkin akan menimbulkan masalah bagi kesehatan. Meski sudah dimasak dalam suhu tinggi, mengonsumsi daging sapi yang busuk tetap berisiko membuat seseorang mangalami keracunan makanan.

Maka dari itu, Anda kiranya perlu mengetahui ciri-ciri daging sapi yang masih segar. Ciri-ciri daging sapi segar Melansir Buku Hidangan Lezat: Daging Sapi dan Kambing (2013) oleh Tim Dapur Esensi, daging sapi yang tak segar dan tak sehat tidak boleh dikonsumsi karena akan dapat menularkan penyakit atau mengandung bakteri penyakit, seperti tifus. Jadi, kenali tanda-tanda atau ciri-ciri daging sapi yang segar dan sehat sebagai upaya menjauhkan tubuh dari bahaya bahan makanan.

Berikut ini ciri-ciri daging sapi yang segar dan sehat: Daging berwarna alamiah, yaitu merah segar Daging sapi muda berwarna merah muda Berbau khas daging sapi Teksturnya kenyal dan padat Daging berserat halur dan sedikit berlemak Lemak berwarna kuning Untuk lebih meyakinkan, ada cap rumah potong hewan (RPH) yang menunjukkan bahwa daging sapi berasal dari sapi yang sehat, layak potong, dan disembelih dengan cara yang benar.

Sementara itu, berikut ini ciri-ciri daging sapi yang yang sudah jelek atau mengarah pada kondisi busuk: Warna daging kebiruan Berbau busuk Lemak sudah lembek Daging berlendir Dihinggapi lalat

Tempat penjualannya cenderung tidak higienis Jika Anda membeli daging sapi ataupun daging kambing, pastikan dagingnya segar.

Dianjurkan bagi Anda untuk mencucinya sebelum dimasak atau menyimpannya di kulkas apabila belum akan dimasak langsung. Selain daging kurang segar, Anda kiranya perlu juga mewaspadai keberadaan daging sapi gelonggongan.

Tim Dapur Esensi juga memberikan cara menyimpan daging sapi yang baik dan sehat untuk memperlambat atau mencegah kerusakan dan pembusukan sehingga bia mengurangi mutu daging.

Pengawetan daging sapi ini dapat dilakukan dengan pendinginan maupun pembekuan. Berikut caranya: Sebelum disimpan di lemari es, daging sebaiknya dibungkus dengan plastik agar permukannya tidak “kering” Pendinginan dilakukan segera setelah hewan disembelih

Daging disimpan dalam ruang bersuhu di bawah 2 derajal Celsius Dengan pendinginan ini, daging akan tahan selama 6 hari Sedangkan apabila daging disimpan dalam suhu di bawah minus 20 derajat Celsius, daging akan tahan selama lebih dari 6 hari  



Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “7 Ciri-ciri Daging Sapi Segar dan Layak Dikonsumsi”, https://health.kompas.com/read/2020/05/19/120000568/7-ciri-ciri-daging-sapi-segar-dan-layak-dikonsumsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here