Kadiv Humas Polri: Manfaatkan Teknologi Komunikasi Untuk Mengganti Budaya Mudik

0
51

JAKARTA- Akibat dari Pandmi Virus Covid-19, Budaya mudik yang sudah mengakar di kehidupan masyarakat Indonesia harus dilarang sementara waktu untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

Dilangsir dari Tribunnews.com, Hal itu disampaikan Iqbal saat membuka Focus Group Discussion (FGD) webinar dengan tema peran komunikasi massa dalam pengendalian gelombang mudik sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (30/4/2020).

“Dalam kondisi ini bukan kebahagiaan rakyat yang sedang dibatasi, melainkan sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang negara dalam melindungi rakyatnya dari ancaman penyebarluasan Covid-19,” kata Iqbal.


“Teknologi komunikasi saat ini bisa mendekatkan jarak untuk bertemu dengan sanak keluarga. Bahkan sekarang pun teknologi sudah banyak membantu kita dalam hal silaturahmi dan komunikasi,” katanya.

Humas Polri pun, lanjut Iqbal, menggunakan audio visual dan teknologi komunikasi untuk menghibur masyarakat.

“Teknologi komunikasi semaking canggih, kita bisa berjumpa dengan sanak keluarga melalui teknologi sebagaimana kegiatan webinar ini. Bukan hanya itu, kami juga lakukan produksi musik, foto, video, untuk menghibur masyarakat, sehingga kesimpulannya teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk silaturahmi dengan keluarga,” tambahnya.

Kegiatan FGD yang dilaksanakan melalui aplikasi meeting online itu juga dihadiri sejumlah pembicara dan diikuti oleh para dosen beserta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Jakarta.

Para pembicara yang ikut menjadi narasumber dalam kegiatan FGD ini diantaranya  Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Benyamin, Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Arif Budimanta dan Sosiolog dari Universitas Nasional Erna Ermawati Chotim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here