Didi Kempot Wafat, Ada Fakta Menarik Tentang Masa Lalunya

0
73

Solo – Penyanyi campursari kenamaan, Didi Prasetyo atau beken dengan nama panggung Didi Kempot meninggal dunia, Selasa (05/05/2020) pagi ini. Didi meningal di RS Kasih Ibu Solo.

Dilansir dari detik.com, ini dibenarkan Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandez. Lord Didi, julukan para penggemar untuk penyanyi tersebut, meninggal pagi ini, pukul 07.45 WIB.

“Betul, meninggal pagi ini di RS Kasih Ibu. Sudah saya cek ke dokter jaga,” ujar Divan kepada detikcom.

Menurutnya, Didi masuk rumah sakit baru pagi ini. Namun dia belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya Didi Kempot.

“Infonya pukul 07.30 WIB tadi baru masuk. Penyebabnya masih saya cek dulu,” katanya.

Suami Yan Vellia itu akan dimakamkan di Kabupaten Ngawi, daerah asal sang penyanyi yang memiliki jutaan penggemar Sobat Ambyar.

Biodata dan profil Didi Kempot juga ada di bagian bawah artikel ini mulai tempat tanggal lahir, nama oangtua, agama hingga saudara kandung, dari Wikipedia.

Selama ini, idola Sobat Ambyar ini dikenal dengan nama panggung Didi Kempot, nama lahirnya ternyata adalah Dionisius Prasetyo.

Dari nama lahir itu, ia kemudian biasa dipanggil Didi Prasetyo saat kecil dan remaja.

Banyak yang mengira memiliki nama sebutan Kempot gara-gara pipinya cekung alias tirus.

Selama ini, idola Sobat Ambyar ini dikenal dengan nama panggung Didi Kempot, nama lahirnya ternyata adalah Dionisius Prasetyo.

Dari nama lahir itu, ia kemudian biasa dipanggil Didi Prasetyo saat kecil dan remaja.

Banyak yang mengira memiliki nama sebutan Kempot gara-gara pipinya cekung alias tirus.

Nama Asli Didi Kempot Dionisius Prasetyo, Ini Arti Nama Suami Yan Vellia yang Kini Meninggal Dunia

Didi Kempot saat tampil dalam Festival Berdendang Bergoyang di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (1/2/2020). Nama asli Didi Kempot adalah Dionisius Prasetyo. Terungkap pula arti nama suami Yan Vellia itu sebenarnya yang kini telah meninggal dunia.
Didi Kempot saat tampil dalam Festival Berdendang Bergoyang di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (1/2/2020). Nama asli Didi Kempot adalah Dionisius Prasetyo. Terungkap pula arti nama suami Yan Vellia itu sebenarnya yang kini telah meninggal dunia.

Ternyata, nama Kempot itu nggak ada hubungannya sama sekali dengan bentuk pipi cekungnya.

Ketika diundang oleh Rosiana Silalahi ke acara Rosi di Kompas TV, Lord Didi pun menjelaskan apa itu arti dari Kempot.

Melalui sebuah video milik YouTuber Gofar Hilman yang diputar acara Rosi itu, terungkap bahwa “Kempot” merupakan akronim dari Kelompok Penyanyi Trotoar.

“Jadi kata Kempot itu singkatan ya mas?” tanya Gofar dalam video itu, dikutip HAI dari Kompas.com.

“Iya betul, Kelompok Penyanyi Trotoar disingkat Kempot,” ucap Didi menjawab Gofar.

Jadi ternyata untuk Kempot adalah singkatan dari Kelompok Penyanyi Trotoar, saat ia masih menjadi penyanyi jalanan di Jakarta.

Pria yang dijuluki sebagai Godfather of Broken Heart oleh para Sobat Ambyar ini merupakan penyanyi campursari yang berasal dari Solo, Jawa Tengah.

Didi Kempot merupakan putra dari pelawak di Kota Solo, Ranto Edi Gudel (almarhum), yang dikenal dengan nama Mbah Ranto.

Dilansir dari Tribunnewswiki.com, Didi Kempot juga saudara pelawak senior yaitu Mamik Podang.

Penyanyi yang terkenal dengan lagu Stasiun Balapan ini banyak menikmati kehidupan di Solo, selain masa kecilnya dihabiskan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
“Iya betul, Kelompok Penyanyi Trotoar disingkat Kempot,” ucap Didi menjawab Gofar.

Jadi ternyata untuk Kempot adalah singkatan dari Kelompok Penyanyi Trotoar, saat ia masih menjadi penyanyi jalanan di Jakarta.

Pria yang dijuluki sebagai Godfather of Broken Heart oleh para Sobat Ambyar ini merupakan penyanyi campursari yang berasal dari Solo, Jawa Tengah.

Didi Kempot merupakan putra dari pelawak di Kota Solo, Ranto Edi Gudel (almarhum), yang dikenal dengan nama Mbah Ranto.

Dilansir dari Tribunnewswiki.com, Didi Kempot juga saudara pelawak senior yaitu Mamik Podang.

Penyanyi yang terkenal dengan lagu Stasiun Balapan ini banyak menikmati kehidupan di Solo, selain masa kecilnya dihabiskan di Kabupaten Ngawi, Jawa.

Dilansir dari Surya.co.id, Didi Kempot saat tampil dalam Festival Berdendang Bergoyang di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (1/2/2020). Nama asli Didi Kempot adalah Dionisius Prasetyo. Terungkap pula arti nama suami Yan Vellia itu sebenarnya yang kini telah meninggal dunia.

Hingga saat ini Didi Kempot menjadi penyanyi campursari kebanggan kota kelahirannya.

Didi Kempot diketahui tidak menamatkan bangku sekolah.

Saat berada di bangku SMA, Didi Kempot memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikannya.

Hal tersebut dilakukan karena Didi Kempot terpengaruh dengan perkataan ayahnya.

Pada saat itu ayah Didi Kempot mengatakan bahwa seniman tidak memerlukan sekolah tinggi yang terpenting adalah praktek.

Sejak kecil, Didi Kempot dikenal sebagai anak yang nekat dan berani.

Sejak kelas 3 SMP, Didi Kempot sudah mulai mengamen.

Hal tersebut Didi Kempot lakukan terlepas Didi Kempot anak pelawak yang sedang berjaya pada saat itu.

Menurut Didi Kempot, mengamen bagaikan tes mental untuk dirinya.

Didi Kempot rela menjual sepeda untuk membeli sebuah gitar untuk mengamen.

Perjalanan Karier

Didi Kempot mengawali karier sebagai musisi jalanan atau pengamen.

Pada sekitar 1984, Didi Kempot mulai menekuni profesi sebagai pengamen di Solo.

Dua tahun kemudian, Didi Kempot dan tman-temannya merantau ke Jakarta.

Saat berada di Jakarta, Didi Kempot mengontrak rumah bersama teman-temannya.

Didi Kempot justru mengamen dan mengawali karier dari nol.

Sebuah keberuntungan berpihak pada Didi Kempot, pada saat itu seorang produser mengajak Didi Kempot masuk ke dapur rekaman.

Didi Kempot memiliki ciri khas dengan pakaian khas Jawa yang lengkap dengan blankon.

Sejak saat itu Didi Kempot mulai muncul di televisi nasional membawakan lagu campursari.

Lagu ‘Stasiun Balapan’ menjadi satu di antara lagu Didi Kempot yang populer.

Nama Didi Kempot menjadi lebih dikenal khalayak melalui lagu tersebut.

Album perdana Didi Kempot juga bertajuk ‘Stasiun Balapan’ yang dirilis pada tahun 1999.

Setahun kemudian, Didi Kempot merilis album berjudul ‘Plong’.

Tak berhenti berkarya, Didi Kempot terus mengeluarkan album dengan lagu campursari yang khas.

Pada tahun 2001, Didi Kempot merilis album berjudul ‘ketaman Asmoro’.

Setahun kemudian, Didi Kempot merilis album berjudul ‘Pokoe Melu’.

Album yang dikeluarkan Didi Kempot terus mendapatkan respon positif masyarakat Indonesia.

Dalam album ‘Cucak Rowo’ pada tahun 2003, lagu yang dibawakan Didi Kempot menjadi populer.

Di tahun berikutnya, Didi Kempot kembali merilis album ‘Jambu Alas’ bersama Nunung Alvi pada tahun 2004.

Dan pada tahun 2005, Didi Kempot merilis album berjudul ‘Ono Opo’.

Lagu ‘Stasiun Balapan’ meceritakan sebuah nama stasiun yang ada di Solo.
Didi Kempot menciptakan lagu tersebut ketika dirinya mengamen di Solo.

Pada saat itu Didi Kempot terinspirasi dari penumpang yang ada di stasiun tersebut.

Mendapatkan Berbagai Gelar

Meski telah lebih dari 30 tahun menjadi penyanyi campursari.

Pamor Didi Kempot di kalangan anak muda di sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur masih tinggi.

Eksistensi Didi Kempot menjadi seorang musisi terbilang ‘tahan banting’.

Beberapa bulan terakhir, Didi Kempot kembali naik daun di kalangan anak muda.

Kalangan anak muda menyebut Didi Kempot sebagai ‘Sobat Ambyar’.

Tak hanya itu, terdapat sebutan ‘Sad Boy’ dan ‘Sad Girl’ untuk para penggemar Didi Kempot.

Didi Kempot juga diberi sebutan spesial sebagai Godfather of Broken Heart.

‘Lord Didi’ menjadi panggilan baru Didi Kempot yang dibuat oleh penggemar Didi Kempot.

Hal tersebut karena lagu-lagu Didi Kempot yang menceritakan tentang kesedihan dan kisah patah hati. (erw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here